Jenis-jenis Programmer

 


Programmer adalah orang yang membuat software komputer.

Istilah programmer bisa merujuk ke spesialis di satu bidang pemrograman komputer atau secara general yang menulis kode untuk berbagai jenis perangkat lunak.

Adapun programmer dapat digolongkan menjadi beberapa jenis:

  • Web Programmer

a. Front End

b. Back End

  • Mobile Programmer
  • Desktop Programmer
  • Hardware Programmer (IOT)
  • Game Programmer

Frontend Programming

Ketika kita mengakses sebuah website maka yang akan disuguhkan pertama kali adalah layout atau tampilan dari website tersebut dengan beragam style agar terlihat memikat namun tetap informatif. Keilmuan yang menangani hal ini dalam dunia web programming disebut dengan istilah Frontend Programming.

Frontend programming memiliki tugas untuk membuat layout sebuah website yang interaktif, responsive, sehingga memberikan kesan kepada user bahwa website tersebut mudah digunakan. Adapun bahasa yang digunakan untuk menjadi Frontend programmer meliputi: HTML, CSS, Javascript. Sebab apapun yang Kamu lihat ketika mengakses sebuah halaman web merupakan kombinasi antara HTML, CSS dan Javascript yang diterjemahkan oleh browser, hal ini termasuk font, menu drop-down, button, transition, slide, form, dan lain-lain. Kini bahkan sudah banyak bertebaran framework untuk frontend, yakni kumpulan library CSS dan JavaScript yang dapat digunakan untuk mempercepat proses pengembangan web.

Tak hanya berada dalam ruang lingkup layout atau tampilan dari sebuah website, frontend developer juga memikirkan hal yang lebih kompleks lagi. Google telah memperkenalkan metode baru dalam dunia frontend yakni Progressive Web App (PWA) dimana kita dapat melakukan optimasi agar website dapat diakses dengan lebih cepat dan dapat diakses meskipun dalam keadaan tidak terhubung ke internet.

Frontend programming adalah salah satu bagian dari web programming yang mengkhususkan diri di ranah frontend saja. Frontend programmer tidak menangani managemen data dan infrastruktur. Ia hanya fokus membuat penyajian konten di halaman depan sebuah aplikasi web. Ada banyak permintaan sumberdaya khusus sebagai frontend programmer, dengan rentang salary yang menarik.

Backend Programming             

Berbeda halnya dengan Frontend programming, Backend programming bekerja di belakang layar atau biasa disebut dengan istilah server side. Backend biasanya terdiri dari tiga bagian: aplikasi, server, dan database. Analogi sederhananya adalah ketika Kamu memesan barang di salah satu website jual beli, maka yang Kamu lihat atau apa yang disuguhkan kepada Kamu adalah frontend. Ketika Kamu menginput pesanan, maka backend bekerja untuk menyimpannya ke dalam database. Proses backend nyaris tidakt terlihat layaknya frontend, akan tetapi backend bekerja untuk memenuhi kebutuhan proses untuk ditampilkan di frontend.

Untuk menjadi seorang backend programmer, berikut hal yang perlu kamu ketahui:

  • Bahasa pemrograman server-side seperti Ruby, PHP, Phyton, JavaScript, dan lain-lain. Sama halnya dengan frontend programming, backend programming juga telah memiliki banyak framework yang dapat memudahkan dan mempercepat proses pengembangan web.
  • Paham teknologi yang digunakan dalam frontend programming seperti HTML, CSS dan Javascript. Hal ini perlu dilakukan agar dapat berkomunikasi dengan tim frontend. Sebab backend dan frontend adalah satu kesatuan dalam web programming yang harus saling berinteraksi untuk membangun aplikasi.
  • Memiliki kemampuan untuk menangani server, termasuk database administrasi. Meskipun ada profesi tersendiri untuk itu yakni system administrator dan database administrator.
  • Baik bekerja secara individu maupun kelompok. Menggunakan Version Control System (VCS) adalah hal yang wajib dilakukan dalam proses kolaborasi.
  • Memahami konsep pengembangan API atau application programming interface. API akan sangat diperlukan terutama pada proyek pengembangan aplikasi untuk banyak platform seperti web, mobile, atau keduanya sekaligus.

Mobile Programming

Berbicara tentang mobile programming, maka bukan hanya berbicara tentang bagaimana membuat aplikasi untuk perangkat mobile meskipun hal tersebut menjadi tujuan utama. Mobile programming adalah proses yang dilakukan untuk membuat aplikasi berbagai jenis perangkat mobile. Maksud dari pernyataan ini, bahwa mobile programming adalah proses development perangkat lunak yang mencakup aplikasi ponsel, tablet, smartwatch dan semua jenis perangkat mobile lainnya.

Terdapat dua sistem operasi mobile yang paling banyak digunakan saat ini, yaitu Android dan iOS. Masing-masing sistem operasi tersebut memiliki kelebihan tersendiri dan membutuhkan perangkat sesuai spesifikasinya. Termasuk dalam membuat aplikasinya terkadang kita harus membuat dua versi aplikasi agar dapat berjalan di kedua sistem operasi tersebut. Meskipun belakangan ini ada teknologi yang dapat mencakup keduanya sekaligus, artinya kita hanya perlu menuliskan satu kode program yang nantinya dapat dicompile ke dua jenis sistem operasi ini.

Mobile programmer kini menjadi salah satu profesi yang paling banyak dicari. Hal ini muncul karena teknologi mobile sudah berkembang dan disinyalir akan menjadi perkembangan teknologi paling pesat di masa depan. Kalau dahulu internet hanya bisa dinikmati melalui komputer atau laptop dan sebagian perangkat telepon genggam yang terkoneksi ke internet, kini smartphone sudah dimiliki oleh mayoritas orang. Berdasarkan statistik, dari 5 milyar penduduk bumi tercatat ada lebih dari 3,4 milyar pengguna aktif internet melalui smartphone. Ditambah lagi perkembangan teknologi mobile ke banyak bentuk seperti smartwatch dan internet of things yang terintegrasi ke smartphone.

Android Programming

Android adalah sistem operasi terpopuler di dunia untuk perangkat seluler dan tablet. Android adalah sistem operasi open source yang dibuat oleh Google. Belakangan Android juga dikembangkan untuk dapat berjalan di smartwatch, smart TV dan juga laptop/PC.

Hingga saat ini, Android adalah pemimpin pasar smartphone secara global yang tak terbantahkan. Karena pertumbuhan di pasar negara berkembang seperti Meksiko, Turki dan Brasil, dominasi ini tidak akan lagi mengalami penurunan secara tajam dalam waktu dekat.

Lalu apa saja yang perlu kamu ketahui untuk menjadi seorang android programmer?

  • XML (Extensible Markup Language), digunakan untuk membuat tampilan antarmuka aplikasi Android
  • Java, untuk menjadi seorang android programmer Kamu harus terbiasa dengan bahasa pemrograman Java. Java adalah salah satu bahasa pemrograman terpopuler yang digunakan software developers saat ini.
  • SQL, Kamu perlu untuk mempelajari dasar-dasar SQL untuk mengatur database dalam aplikasi android Kamu.
  • Android software development kit (SDK) dan Android studio

IOS Programming

Salah satu bidang lain yang termasuk kategori Mobile programming adalah iOS programming. iOS programming diperutukkan untuk membuat aplikasi berbasis iOS yang dapat dijalankan pada perangkat yang mendukungnya. Orang yang menggelutinya disebut sebagai iOS Programmer.

Sebelum belajar membuat aplikasi iOS, maka berikut beberapa hal yang perlu kamu ketahui

  • Swift, adalah bahasa pemrograman yang dibuat Apple khusus untuk developer aplikasi mereka. Swift adalah bahasa yang banyak digunakan dalam developmen aplikasi iOS.
  • Design Guidelines, yang membuat aplikasi iOS menarik perhatian karena sangat intiutif. Alasannya adalah karena aplikasi ini mengikuti aturan design guidelines yang sangat ketat. Tentang bagaimana data disimpan dan ditampilkan kepada pengguna ditangani dengan cara yang sangat spesifik. Untuk memahami itu setidaknya Kamu harus paham tentang konsep MVC (Model View Controller), Delegate Pattern, Notification, dan lain sebagainya.
  • Xcode, adalah IDE (Integrated Development Environment) untuk membuat aplikasi iOS. Dengan menggunakan Xcode Kamu dapat melakukan penulisan kode program, pengeditan, dan debugging untuk aplikasi iOS. Kamu juga dapat menggunakan Xcode untuk mengupload aplikasi Kamu ke App Store.

Desktop Programming

Aplikasi desktop adalah aplikasi yang dapat diinstal dan berjalan di komputer desktop atau laptop tanpa dependensi dari aplikasi lain. Berbeda halnya dengan aplikasi berbasis web yang membutuhkan browser agar dapat diakses.

Lalu mengapa aplikasi berbasis desktop masih digunakan?

  • Ada beberapa jenis aplikasi yang belum memungkinkan atau tidak efisien bila dibuat dalam basis web atau mobile, seperti aplikasi pengolah citra, image editor, dan aplikasi atau sistem informasi yang tidak memerlukan koneksi internet.
  • Dalam hal keamanan merupakan masalah yang tidak terlalu kompleks, karena aplikasi berbasis desktop dapat dispesifikkan untuk pribadi sehingga tidak terbuka untuk umum dalam hal mengaksesnya sehingga Kamu lebih mudah melindungi data dan program Kamu.
  • Aplikasi desktop karena di-compile kedalam bahasa mesin secara langsung, dapat berjalan dengan sangat cepat ketimbang aplikasi berbasis web
  • Aplikasi desktop tidak harus bersaing dengan keterbatasan yang dimiliki oleh browser sehingga dapat menjadi lebih efisien dalam desain dan dan performa
  • Ada kebutuhan dimana pengguna hanya ingin sebuah aplikasi hanya dapat diakses di komputer tertentu saja, seperti aplikasi kasir supermarket dan sistem informasi internal sebuah instansi (rumah sakit, apotik, dan perusahaan manufaktur).

Beberapa bahasa pemrograman yang umum digunakan untuk membuat aplikasi desktop diantaranya adalah Java, Python, Delphi, Qt, C#, C/C++ dan Visual Basic.

Jenis-jenis Programmer Jenis-jenis Programmer Reviewed by Amrizal on November 14, 2021 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.