Bahasa pemrograman adalah sekumpulan
perintah, instruksi dan penggunaan sintaks lainnya untuk membuat sebuah
program.
Bahasa pemrograman menjadi elemen penting yang harus diketahui,
sebab bahasa pemrograman menjadi perantara antara programmer untuk
berkomunikasi dengan komputer.
Bahasa pemrograman itu sendiri digolongkan menjadi beberapa
bagian, antara lain machine
language atau bahasa mesin, assembly language, dan high-level language atau
bahasa tingkat tinggi.
Machine Language
Bahasa mesin adalah bahasa yang dapat dipahami oleh komputer
secara langsung, direpresentasikan dalam bentuk kode biner atau 0 dan 1.
Assembly language
Assembly language atau bahasa assembly adalah bahasa pemrograman tingkat
rendah (low-level language)
yang dapat digunakan oleh programmer untuk menuliskan instruksi pada komputer.
High-level language
High-level language atau bahasa tingkat tinggi adalah bahasa pemrograman yang
lebih dekat ke bahasa manusia dibanding bahasa pemrograman tingkat rendah,
sehingga lebih mudah dipelajari, ditulis dan dibaca ulang.
Baik high-level
language maupun low-level
language perlu dikompilasi terlebih dahulu ke dalam bahasa
mesin sehingga dapat dipahami oleh komputer.
Gambar 1.3.1 - Contoh
bentuk kode program
High-level language memungkinkan programmer untuk menulis kode secara lebih
alami dengan menggunakan kata dan simbol yang logis. Misalnya, untuk kata
seperti function, while, if, dan lain sebagainya yang banyak digunakan dalam bahasa
pemrograman.

Bahasa Pemrograman Apa yang Harus Dipelajari Terlebih Dahulu?
Umumnya orang yang baru mau belajar pemrograman akan dihadapkan
pada pertanyaan "bahasa pemrograman apa yang harus dipelajari pertama
kali?".
Terlebih lagi karena bahasa pemrograman yang tersedia sudah
sangat banyak.
Hal pertama yang harus dilakukan adalah dengan menentukan
aplikasi jenis apa yang hendak dibuat ?
Semisal Kamu hendak membuat jenis aplikasi web, desktop, atau
mobile.
Kamu kemudian mesti mencari informasi tentang bahasa pemrograman
apa saja yang tersedia untuk jenis yang dipilih.
Namun bila Kamu masih bingung menentukan hendak membuat aplikasi
apa, karena Kamu benar-benar pemula di pemrograman, maka ada beberapa
pertimbangan yang dapat menjadi referensi sebelum Kamu memutuskan hendak
mempelajari bahasa pemrograman yang mana dulu.
Referensi bahasa pemrograman
·
Python
Bila
kita menimbang dari sudut pandang kemudahan dalam penulisan sintaks, Kamu dapat
memilih bahasa pemrograman Python.
Selain karena Python juga dapat digunakan untuk membuat beragam aplikasi
diantaranya web, desktop, game, mobile Android, dan untuk kebutuhan komputasi
berat seperti analisis data dan machine
learning. Python juga dapat digunakan untuk memprogram hardware
atau mikrokontroller.
·
JavaScript
Bila
kita menimbang dari sudut pandang tren penggunaan, maka yang paling marak
digunakan sekarang adalah JavaScript.
Dahulu JavaScript hanya tersedia sebagai bahasa pemrograman di sisi client
(hanya berjalan di browser). Namun sekarang JavaScript sudah berevolusi dan
hadir di berbagai platform. Kamu dapat membuat aplikasi web untuk sisi klien
dan server sekaligus, aplikasi desktop, game, dan juga mobile.
·
PHP
Bila
kita menimbang kemudahan infrastruktur, maka PHP masih
menjuarai lahan ini. PHP dipercaya masih menjadi bahasa pemrograman yang paling
banyak digunakan di dunia. PHP didesain khusus untuk membuat aplikasi web. Bila
Kamu menggunakan PHP, Kamu tidak akan kesulitan untuk mendapatkan hosting
dengan biaya yang sangat terjangkau.
·
Java
Bila
Kamu menyasar pasar enterprise, Java masih
cenderung dominan. Java dikenal sangat kuat untuk membuat aplikasi skala besar
seperti ERP dan sistem informasi dan umumnya digunakan di perusahaan-perusahaan
besar. Selain itu Java juga menjadi bahasa pemrograman utama untuk membangun
aplikasi mobile Android.
·
C
Bila
kita menimbang konseptual pemrograman, maka C adalah pilihan
bijak. Semua konsep pemrograman dari yang paling dasar akan Kamu temui di
bahasa C. C merupakan bahasa tingkat tinggi yang paling cepat dan paling dekat
ke bahasa mesin. Dari sisi optimasi produk akhir, aplikasi yang dikembangkan
langsung dari bahasa C akan sangat efisien. Kampus-kampus IT umumnya
menggunakan C untuk mengenalkan pemrograman. Hanya saja untuk mencapai produk
akhir, C tidak lebih mudah dibanding bahasa yang disebutkan sebelum ini.
Kesimpulannya, untuk pilihan paling mudah tanpa banyak
pertimbangan, kami sarankan untuk mulai belajar dari bahasa pemrograman JavaScript atau Python.
Sebagai tambahan referensi, Kamu dapat menelusuri infografis di
bawah ini untuk gambaran umum tentang tema yang sedang kita bahas ini.
Gambar 1.4.1 - Ilustrasi
cara memilih bahasa pemrograman untuk dipelajari (kredit)

Tidak ada komentar: